Sun. May 24th, 2020

Tak Berkualitas, Belum Satu Bulan Jembatan Amblas

Lampung Timur, (IKN) – Proyek jembatan tampa papan keterangan Tahun Anggaran 2019 diduga tak berkualitas, faktanya, belum genap satu bulan kendaraan Truk amblas, saat hendak menyebrangi jembatan, Simpang Raman Utara dan Purbolinggo, yang menghabiskan anggaran hampir 1 Milyar tersebut.

Itu merupakan salah satu bukti buruknya kualitas pembangunan di Kabupaten Lampung Timur, atau ada indikasi akibat dari kongkalikong pihak perusahaan sebagai pemenang tender atau penyedia dengan Kelompok Kerja (Pokja), sehingga tampa banyak pengawasan, pelaksana proyek pun bekerja semaunya.

Begitu disampaikan salah satu element masyarakat dikabupaten yang berjuluk Bumei Tuah Bepadan Kamis sore 09/01/20.
Melalui Sekretaris LSM Gerakan Cinta Lampung Timur (Genta), Tabrani.
LSM yang dikenal kritis tersebut menilai bahwa, salah satu indikasi kerja sama atau kongkalikong antar pokja dengan pihak penyedia, diantaranya, ” saat pelaksanaan pembangunan proyek, pengawas jarang ada, papan informasi proyek tidak dipasang, dan banyak lagi lainya, yang tidak dapat diutarakan disini, ironis memang, karena sudah bukan lagi rahasia umum, meski sulit dibuktikan, namun apabila penegak Hukum kita serius tentu akan terungkap,” terang Tabrani.

Menurutnya, apabila pengawasan dilakukan dengan benar, tentu tidak akan ada pelaksana proyek yang melaksanakan pembangunan semaunya, antara lain, pelengkapan alat untuk kebutuhan pembangunan proyek, sesuai pada persyaratan lelang, termasuk besi cor pada dan standar proyek yang hampir menelan anggaran satu milyar.

,”Bisa saja kita indikasikan kategori proyek arahan, diantaranya, pihak pelaksana tidak memasang papan keterangan proyek, tenaga ahli tidak ada ditempat, termasuk juga persyaratan alat proyek, masak proyek jembatan dengan pagu anggaran 1 Milyar, ngecornya hanya menggunakan molen mini duduk satu unit, faktanya, kita bisa liat belum genap satu bulan sudah ada truk yang amblas,” tegas Tabrani.

Amblasnya Truk saat melalui jembatan tersebut tepatnya pada Minggu 05/01/20 silam, namun saat ini hanya tampak bekas perbaikan (ditimbun dengan tanah Red).

Bukan hanya itu, buruknya kualitas pembangunan jembatan Tahun Anggaran 2018 di Kabupaten Lampung Timur, hampir keseluruhanya selesai menjelang akhir tahun, namun ada beberapa yang ambruk pada awal Tahun 2020.
Diantaranya, Jembatan Batanghari yang berbatasan dengan Kota Metro, dan jembatan penghubung Desa Rejo Katon dan Desa Restu Rahayu Raman Utara.

Sayangnya, sampai saat ini pihak-pihak terkait dari Dinas PU Kabupaten Lamoung Timur tidak ada yang bisa dimintai konfirmasinya, lantaran sering tidak berada dikantor, dengan alasan Dinas Luar (DL), terlebih lagi Kepala Dinas makin sulit dihubungi. (DS/VR-1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *