Tue. Oct 27th, 2020

Proyek Inprastruktur Lampung Timur Dibawah Standar

Lampung Timur, (IKN) – Sampai saat ini Kabupaten Lampung Timur, pembangunanya belum juga mengalami kemajuan, terlebih pada proyek inprastruktur Tahun Anggaran 2020, masih tetap dibawah standar, dipastikan tidak akan bertahan lama.

Hal itu ditegaskan Badrun Susanto.
salah satu anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) saat melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Jumat 18/09/20 kepada sejumlah awak media.

Dikatakanya, monev Komisi III dilakukan setelah banyaknya mendengar keluhan dari berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Lampung Timur.
,”Faktanya setelah kita laksanakan monev ternyata benar, kondisi pembangunan jalan atau inprastruktur masih jauh dibawah standar, dan kita yakini tidak akan dapat bertahan lama,” ujar Badrun.

Monev Komisi III yang dikoordinir Ketua Fraksi Partai Demokrat Taufik Gani, Jumat 18/09 itu tertumpu pada empat (4) titik pada diwilayah Kecamatan Way Bungur dan Kecamatan Purbolinggo, dan Tim Komisi III DPRD Lampung Timur, menyimpulkan “hasil pembangunan inprastruktur dikabupaten Lampung Timur masih buruk”.

Dijetahui, Komisi III DPRD yang melakukan monev dijecamatan Way Bungur dan Purbolinggo Jumat 18/09, Taufik Gani, Badrun Susanto, Mugianto, Miswanto Lilis dan Sukartini.
,”Masih jauh dari harapan, karena hasilnya tidak akan bertahan lama, mestinya, jalan lataston itu dapat bertahan selama lima (5) tahun. Sedangkan yang terjadi saat ini samgat buruk. Mungkin ini dampak dari kontraktor yang bukan orang Lampung Timur,” tandas Badrun Susanto.

Pada kesempatan yang sama Taufik Gani juga menyampaikan hal serupa, karenanya, komisi III DPRD Lampung Timur akan terus melakukan Monitoring terhadap proses pembangunan dikabupaten Lampung Timur selama satu bulan kedepan. (DS/VR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *