Sun. Feb 23rd, 2020

Kualitas Buruk Alam Dikambing Hitamkan

Lampung Timur, (IKN) – Faktor Alam menjadi penyebab kerusakan pada proyek jalan dikabupaten Lampung Timur Tahun Anggaran 2019, fakta ditemukan kualitasnya memang buruk.

Salah satu diantaranya pada proyek pemeliharaan periodik jalan menuju arah jembat Serong, tepatnya didesa Sambikarto Kecamatan Sekampung Lampung Timur misalnya, proyek tersebut menelan anggaran sekira 500 an juta, selesai dikerjakan menjelang akhir tahun 2019, namun saat ini telah rusak dan jebol.

Samiran kepala tukang, Selasa sore 14/01/20, disela kesibukanya tengah memperbaiki kerusakan pada jalan tersebut mengatakan kerusakan terjadi akibat dari curah hujan yang tinggi, sehingga badan jalan tidak dapat bertahan.

Pada kesempatan itu Samiran juga mengakui ketebalan aspal untuk jalan Lataston itu kisaran 2 hingga 2,5 centi meter saja, namun saat dilakukan pengukuran pada aspal yang terkelupas, ternyata berbeda dengan penjelasan Samiran.

Fauzi Ahmad, Ketua LSM Gerakan Cinta Lampung Timur (Genta) menilai keterangan para pelaksana proyek tersebut hanya untuk mencari kambing hitam, yang secara kebetulan saat ini cuaca dirasa kurang bersahabat.

,”Saya buktikan sendiri itu ketebalan aspal fibawah 2 centi, tapi saat ditanya pelaksananya mengaku 2 centi 7 mili, tapi kita buktikan langsung kuranv dari dua centi, dari situ saja sebetulnya kita sudah bisa mereka-reka, indikasi kecurangan dari pelaksana, dan itu tidak mungkin pihak pengawas Dinas terkait tidak tau itu, tapi karena banyak faktor sehingga teguran tidak dilakukan,” tandas Fauzi.

Menurutnya, masyarakat kedepan harus peduli dengan pembangunan, dan berani menyampaikan orotes terhadap para pelaksana pembangunan apabila ditemukan tidak sesuai standar mutu pembangunan. (DS/VR-1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *