Tue. Oct 12th, 2021

Komisi III DPRD Lamsel Sayangkan Banyak Sekolah Rusak di Kalianda

KALIANDA – Komisi III DPRD Lampung Selatan menyayangkan, perihal banyaknya sekolah rusak di wilayah Kecamatan Kalianda. Hal ini, menunjukan keteledoran satuan kerja ini dalam menginventarisir sarana dan prasarana penunjang pendidikan.

“Ya mungkin mereka lalai, atau teledor. Atau mungkin mereka tidak cekatan dalam melakukan pemantauan bangunan sekolah yang rusak. Apalagi lokasinya tidak jauh dari kabupaten. Harusnya, dinas pendidikan yang kepala satkernya baru ini lebih cekatan dalam menyikapi hal tersebut,” ungkap Anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat, Jenggis Khan Haikal, Senin (04/10/2021).

Dia meminta, jajaran Disdik Lamsel segera melakukan pendataan ulang jumlah sekolah yang mengalami kerusakan atau usang. Ini dilakukan demi kenyamanan para peserta didik dalam mengenyam pendidikan.

“Kita sudah minta untuk pendataan ulang berapa jumlah sekolah yang rusak. Supaya anak sekolah nyaman. Harus itu. Apalagi memang sekarang sudah PPKM Level I. Pembelajaran tatap muka sudah diperbolehkan. Jadi, sekolah juga harus siap dan kondisinya harus baik semua,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, masih ditemukannya fasilitas sekolah rusak itu menandakan pendataan data pokok pendidik (dapodik) tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sebab, dalam dapodik itu tidak hanya melaporkan sistem pembelajaran saja melainkan juga memberikan laporan terhadap fasilitas sekolah.

“Ini yang teledor itu operator sekolahnya tidak memasukan data atau dinas pendidikannya. Makanya, kita minta di data ulang dan kita tunggu pengajuannya pada APBD Murni 2022 mendatang. Karena tidak mungkin untuk di APBD Perubahan yang sudah ketok palu. Kan APBD Murni 2022 juga mulai di bahas pada bulan-bulan ini,” pungkasnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *