Thu. Aug 13th, 2020

Komisi III DPRD Lamsel Datangi Jembatan Ambrol di Desa Purwodadi

LAMPUNG SELATAN, (IKN) – Komisi III DPRD Lampung Selatan melakukan Kunjungan ke lokasi jembatan ambrol di Desa Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Sari, Kamis (13 /2 /2020)

Kunjungan komisi III DRPD Lampung Selatan itu menindak lanjuti laporan dari masyarakat terkait ambrolnya Talut Penahan Tanah (TPT) Sayap jembatan yang menghubungkan antara Dusun II – Dusun IV Desa Purwodadi Dalam.

Berdasarkan pantauan, dalam kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD m, Sulastiono berserta anggotanya turut hadir Dinas PUPR Lampung Selatan, Kepala UPTD Penguji Kontruksi dan Bangunan Kecamatan Tanjung Bintang dan Kepala Dusun IV yang mewakili Pemerintahan Desa serta Forum masyarakat Peduli yang di wakili Sekumnya Apit Untung Tri Bowo.

Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Sulastiono yang diwakili Anggota Komisi III, M. Akyas, Mengatakan “Jembatan tersebut merupakan akses utama penghubung dua dusun, sekaligus Akses alternatif dari Kecamatan Tanjung Sari ke Tanjung Bintang.

“Artinya kami Komisi III meminta kepada Pemkab Lampung Selatan, melalui Dinas PUPR untuk segera memperbaiki bangunan tersebut.
yang kuat dan berkualitas. Dengan mengajukan Anggaran Penanggulangan Bencana Daerah.” kata Politisi dari Frank PKS itu.

Dijelaskan hasil cek lokasi di lapangan, kami melihat kondisi bangunan , sudah selayaknya di bangun jembatan yang baru dengan struktur bangunan yang memadai , hal ini di dasarkan pada kapasitas jembatan yang tidak mampu menampung debit air yang datang ketika banjir.

“Di samping adanya pergeseran aliran sungai yang tidak lagi sejajar dengan mulut jembatan menyebabkan tergerusnya badan jalan dan sayap jembatan , oleh karnanya pelaksanaan pembangunan nantinya harus tepat dengan kondisi yang ada.” paparnya.

Sementara itu anggota Komisi III lainya dari fraksi Golkar, Benny Raharja mengatakan pihaknya meminta pihak Dinas PUPR dan UPTD Kecamatan Tanjung Bintang untuk segera mengajukan surat permohonan kepada Pemkab Lampung Selatan, untuk penanganan tanggap darurat dengan Alokasi Penanggulangan Bencana agar cepat di realisasikan.

“Kami berharap nantinya masyarakat turut ikut mengawasi jalannya proses pembangunan.” kata Benny. (Sg/VR-1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *