Tue. Oct 27th, 2020

Cabuli Balita Saat Ramadan, Seorang Kakek Berlebaran di Sel Polsek Sungkai Selatan

Lampung Utara (IKN) – Tak disangka, kedatangan Bunga, (5), bukan nama sebenarnya, warga Kecamatan, Sungkai Barat, Lampung Utara, untuk main di rumah tetangganya justru memberikan pengalaman traumatis bagi dirinya (korban.red).

Ketika itu, pada Minggu siang, 3 Mei 2020, sekitar pukul 12.00 WIB, tersangka Suryana, (50), dikunjungi Bunga.

Tak disangka, kakek satu ini lalu mengajak korban untuk masuk ke dalam kamarnya.

Di dalam kamanya tersebut, lelaki tua bangka ini kemudian melucuti pakaian yang dikenakan Bunga seraya menciumi pipi dan menggerayangi alat vital korban.

Hal ini, berdasarkan pengakuan tersangka kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sungkai Selatan, usai dirinya ditangkap pada Kamis kemarin, 7 Mei 2020, sekitar pukul 16.30 WIB.

Disampaikan Kapolsek Sungkai Selatan, Kompol. Arjon Shafry, mewakili Kapolres Lampung Utara, AKBP. Bambang Yudho Martono, tersangka ditamgkap dengan dasar adanya laporan orangtua korban yang tertuang dalam LP/B- 51 /V/2020/ Polda Lpg/Res LamUt/Sek Sungkai Selatan, tanggal 7 Mei 2020.

“Benar, anggota telah mengamankan seorang pria yang diduga telah melakukan perbuatan pencabulan terhadap anak di bawah umur dengan dasar laporan orangtua korban,” kata Kompol. Arjon Shafry, kepada sinarlampung.co, Jum’at, 8 Mei 2020, melalui siaran persnya.

Disampaikan lebih lanjut, setelah melalui rangkaian penyelidikan olah tempat kejadian perkara serta pengumpulan alat bukti dan keterangan dari para saksi, anggota Polsek Sungkai Selatan langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka.

“Pelaku diamankan saat diketahui sedang bersembunyi di kediaman salah satu keluarganya di bilangan Desa Negeribatinjaya, Kecamatan Sungkai Barat,” urai Arjon.

Saat ini, tersangka telah berada di sel tahanan Polsek Sungkai Selatan guna penyidikan lebih lanjut.

“Kepada tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) dan Pasal 82 Undang Undang RI No 23 tahun 2002 yang telah ada perubahan dengan Undang Undang RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” tegasnya. (ardi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *